Wellcome To Firman Ramdhani Blog

Klik di Sini

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Oktober 2009

Monitor LCD Unik

Asus memperkenalkan varian baru monitor LCD Designo MS yang mengusung desain unik. Konsep desain dibalik Seri Designo MS terinspirasi dari angka biner yang terdiri dari elemen – elemen kontras seperti angka 1 dan 0, garis lurus dan lingkaran, serta warna hitam dan putih.

Monitor dengan tebal 16.5 milimeter ini, memiliki dudukan berbentuk lingkaran yang unik. Ia didukung dengan teknologi Ergo-Fit yang memungkinkan pengguna mengatur kemiringan layar cukup dengan satu jari.

Asus mengklaim bahwa desain ergonomis Designo MS menempatkan layar sejajar dengan mata untuk pengalaman komputasi layar ganda yang nyaman dan produktif apabila digunakan sebagai monitor tambahan pada notebook. Monitor dengan Full HD 1080p ini memiliki rasio kontras 50.000:1, Memilik waktu respon 2ms, ia dudukung oleh teknologi khas Asus yakni Splendid Video Intelligence.

Pada produk terbarunya ini Asus juga merespon isu lingkungan dan hemat energi dengan melakukan pengurangan bahan-bahan yang masuk kategori berbahaya hingga 50 persen. Vendor dari Taiwan ini juga melakukan pengurangan konsumsi energi hingga 40 persen. tar



Kamis, 10 September 2009

Pengembangan Solar Cell Murah Berupa Tinta Nanopartikel


Bisa Dicetak atau Dilapiskan pada Atap dan Dinding Gedung

Energi matahari adalah sumber tenaga yang dewasa ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai perangkat elektronik. Penyerapannya dilakukan dengan permukaan solar cell. Kini, partikel penyerap sinar matahari itu juga dikembangkan dalam wujud cairan.

---

BANYAK orang yang bertanya-tanya apa itu solar cell. Definisinya adalah sebuah perangkat yang mengandung sel-sel photovoltaic yang bisa mengonversikan cahaya menjadi energi listrik. Sel-sel tersebut digunakan untuk membuat solar panel atau perangkat lain yang berfungsi menghasilkan energi dari sinar matahari.

Pembuatan sel-sel itu dilakukan melalui fase gas deposition dalam sebuah ruang hampa udara dengan temperatur sangat tinggi. Proses tersebut memerlukan biaya cukup mahal. Karena itu, perangkat dengan sumber tenaga matahari selama ini menjadi ramah lingkungan, namun cukup "galak'' buat kantong.

Brian Korgel, seorang ilmuwan kimia dari University of Texas, mencoba mencari solusi atas permasalahan tersebut. Korgel berkeinginan menghasilkan sumber energi dari solar cell dengan biaya yang lebih murah. Dia menggunakan teknologi nanopartikel.

Dalam penelitian tersebut, Korgel dan timnya menciptakan semacam tinta yang menggunakan teknologi nanopartikal untuk membuat solar cell. Bahan tersebut menggunakan nanomaterial yang bersifat menyerap cahaya. Ukurannya 10.000 kali lebih tipis daripada sehelai rambut. Karena ukurannya yang mikroskopis, teknologi tersebut dapat digunakan dengan lebih efisien.

Tinta solar cell tersebut dapat dicetak pada media berbahan plastik atau stainless steel. Bahkan, materi temuan Korgel itu juga diklaim bisa digunakan untuk melapisi atap atau permukaan gedung. Dengan demikian, bagian-bagian bangunan tersebut juga dapat memproduksi energi sendiri.

''Itu merupakan bagian penting dalam teknologi pembuatan solar cell, yakni supaya bisa digunakan secara luas. Selama ini, matahari menyediakan energi yang tidak terbatas, namun teknologi solar cell yang mampu memanfaatkan energi tersebut masih terlalu mahal jika dibandingkan dengan energi dari minyak bumi," jelas Korgel.

Sebelum ini, Korgel lebih dahulu bereksperimen dengan bahan berbasis tinta tersebut dan membuktikan keuntungannya. Pada 2002, perusahaan yang dipimpin oleh Korgel, Innovalight, berhasil memproduksi silikon berbasis tinta.

Hingga saat ini, Korgel dan timnya masih berupaya untuk terus mengembangkan penelitian itu hingga suatu saat bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. Saat ini, prototipe solar cell masih mencapai tahap efisiensi satu persen. Untuk dapat digunakan secara bebas, diperlukan tingkat efisiensi hingga 10 persen.

"Jika kami sudah mencapai target 10 persen, proyek ini sangat mungkin untuk dikomersialkan. Jika penelitian ini sukses, masyarakat bisa menikmati teknologi ini dalam waktu tiga hingga lima tahun mendatang," kata Korgel. (kiy/bs/rum)
Terima Kasih Telah Mengunjungi Firman Ramdhani Blog

Klik di Sini

KoSoNg ToeJoeH © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute